Fokus pasar tertuju ke BOE, ECB
November 9, 2010 by · Leave a Comment
Dollar terkapar menyusul keputusan the Fed mengucurkan stimulus moneter untuk membeli surat utang pemerintah. Fokus pasar kini tertuju ke BOE dan ECB.
The Fed mengumumkan akan membeli $600 miliar obligasi pemerintah AS, atau Treasury sampai pertengahan tahun depan sebagai upaya untuk menjaga pemulihan ekonomi. Jumlah itu sedikit lebih besar dari prediksi $500 miliar. The Fed juga membuka kemungkinan pembelian tambahan, selaras dengan perkembangan ekonomi.
Pengumuman itu berdampak langsung ke dollar, terjungkal ke level terendah dalam 28 tahun terakhir terhadap aussie. Sterling berhasil menggapai level tertinggi dalam 10 bulan terakhir. Sedangkan euro semakin mantap di kisaran $1,41.
Selain itu, keputusan itu akan bearish ke dollar untuk jangka waktu yang cukup lama. Ada kalangan yang melihat program Quantitative Easing (QE) yang dijalankan the Fed sebagai lampu hijau untuk menggunakan dollar sebagai carry trade untuk membeli aset lain, seperti komoditas dan mata uang berisiko.
Namun, karena jumlah QE yang tidak mencapai $1 triliun, pelemahan dollar juga tidak akan seburuk perkiraan. Meski trennya belum berubah, kejatuhan dollar tidak akan sebesar bila the Fed benar-benar agresif. Diperlukan waktu agar dollar bisa berubah tren.
Dalam jangka pendek, beberapa mata uang sepertinya sudah menguat amat tajam. Hal ini membuka peluang koreksi. Seperti aussie, yang sudah mencapai paritas dollar. Euro pun juga mulai tersendat.
Setelah the Fed, masih ada even penting minggu ini yang dapat menggerakkan pasar. Untuk hari ini adalah hasil rapat reguler BOE dan ECB. Kinerja ekonomi Inggris yang lebih baik dari prediksi menyurutkan spekulasi BOE akan melanjutkan QE-nya. Namun, prospek ekonomi yang kurang baik tetap membuka kemungkinan BOE akan mengikuti langkah the Fed.
Sedangkan ECB diperkirakan tidak akan memutuskan apapun, jadi pasar terfokus pada pernyataan Presidennya Jean-Claude Trichet. Bila ia bersikap positif, atau bahkan hawkish, euro paling tidak bertahan. Euro bisa terkoreksi bila ia bersikap dovish. Read more
