DASAR INVESTASI
October 25, 2010 by · Leave a Comment
DASAR-DASAR INVESTASI
Investasi merupakan kata yang tidaklah asing di telinga kita, namun apakah hakikat dari investasi itu sendiri? Investasi sering didefinisikan sebagai menempatkan uang atau modal demi hasil atau bunga dengan cara membeli properti, saham, obligasi dan lain-lain, namun secara umum investasi dapat di pahami sebagai meluangkan/memanfaatkan waktu, uang atau tenaga demi keuntungan/manfaat di masa datang. Jadi pada dasarnya investasi adalah “membeli” sesuatu yang diharapkan bisa “dijual kembali“ di masa yang akan datang dengan nilai yang lebih tinggi.
Mengapa kita perlu berinvestasi? Ada banyak alasan untuk ini, salah satunya adalah persiapan masa depan sedini mungkin melalui persiapan perencanaan kebutuhan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan saat ini. Seperti kita tahu sejalan dengan waktu nilai mata uang bisa berkurang karena adanya inflasi, yaitu misalnya kenaikan harga barang dan jasa, inflasi inilah salah satu alasan utama mengapa kita perlu berinvestasi, baik atas dana atau aset yang sudah ada atau yang akan kita miliki agar “nilai”-nya dapat dipertahankan dan tentu saja diharapkan meningkat. Dari uraian diatas dapat di tarik 4 hal utama alasan berinvestasi yaitu:
-
Adanya kebutuhan masa depan atau kebutuhan saat ini yang belum dapat terpenuhi
-
Adanya kebutuhan untuk melindungi nilai aset yang telah dimiliki
-
Adanya keinginan untuk menambah nilai aset yang sudah ada
-
Adanya Inflasi
Resiko Investasi
Resiko merupakan bagian dari investasi, karena keadaan di masa depan yang juga tidak pasti dan tak dapat diprediksi secara akurat. Hasil investasi yang didapat bisa saja tidak sesuai dengan harapan, bahkan bisa berlawanan dan menghasilkan kerugian, karena seseorang tidak dapat sepenuhnya mengelak dari resiko yang ditimbulkan oleh ketidak pastian , maka dalam konteks inilah investasi menjadi bagian dari kehidupan, secara sengaja maupun tidak orang selalu berinvestasi, belajar, bekerja dan berbisnis bisa dipahami sebagai suatu investasi, investasi dapat dilihat sebagai suatu proses menentukan pilihan, tidak hanya untuk menambah kekayaan tetapi juga mempertahankan dan melindungi apa yang sudah ada.
JENIS-JENIS INVESTASI
Tabungan dan deposito
Memiliki tabungan di bank adalah cara investasi yang paling sederhana, praktis dan mudah, didukung dengan likuiditas dan kemudahan pengambilan sewaktu-waktu, bank juga relatif sangat aman, karena hingga kini simpanan di bank dijamin oleh pemerintah. Bank juga memberikan bunga, besar dari bunga tergantung pada jenis simpanan dengan prinsip semakin besar dan lama orang menyimpan dana di bank umumnya semakin besar pula bunganya. Deposito sendiri mirip dengan tabungan namun dengan jangka waktu tertentu, bunga yang di tawarkan di deposito relatif lebih tinggi dari bunga tabungan, namun bila deposito diambil sebelum jangka waktunya maka akan dikenakan penalti.
Obligasi
Obligasi adalah surat hutang dengan jangka waktu tertentu. Obligasi dapat diterbitkan oleh perusahaan, pemerintah ataupun lembaga lainnya. Imbalan dari obligasi adalah modal pokok investasi plus kupon bunga, kupon bunga ini besarnya sudah ditentukan sekian persen dan umumnya lebih tinggi dari suku bunga bank ataupun surat berharga lainya yang dianggap aman, mengingat resiko obligasi yang relatif lebih tinggi. Pembayaran kupon bunga dilakukan secara berkala, misalnya 3 bulan atau 6 bulan atau tahunan. Pembayaran pokok investasi sendiri dilakukan saat obligasi jatuh tempo, yaitu tanggal dimana obligasi habis masa berlakunya.
Saham
Saham merupakan bukti kepemilikan (ekuitas) bukan surat utang. Membeli saham berarti memiliki sebagian dari perusahaan, artinya juga anda berbagi resiko dengan emiten (penerbit saham). Bila emiten mendapat laba, sebagian akan dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen.
Membuka usaha baru
Membuka usaha baru juga merupakan bentuk dari investasi. Alasan mengapa orang membuka usaha baru, selain potensi hasil yang tak terhingga juga bisa agar bisa melakukan pekerjaan yang benar-benar disukai, mengembangkan kreativitas individual dan juga mencapai kemandirian finansial. Perlu diingat bahwa resiko membuka usaha baru relatif besar, kerugian usaha bisa sampai pada kebangkrutan yang bisa lebih dari menghabiskan modal,. Selain itu dibutuhkan juga dedikasi waktu, ketrampilan, keseriusan, determinasi dan mungkin juga bakat.
Properti
Salah satu pilihan yang relatif aman, selama tidak ada resiko gejolak politik maka rumah/tanah tak akan berkurang. Juga potensi hasil investasinya yang berupa nilai jual yang terus meningkat dan hasil dari sewa. Berinvestasi di properti memerlukan jumlah dana relatif besar dan juga komitmen jangka panjang, karena meski nilainya akan terus meningkat, kendala likuiditas yaitu penjualan kembali properti yang tidak mudah dan memakan waktu lama.
Logam Mulia
Pembelian perhiasan seperti emas juga bisa menjadi sarana investasi, selain bisa dijual kembali dengan relatif mudah, harga emas juga terus meningkat dari waktu ke waktu, walaupun harga jualnya lebih rendah ada nilai guna yang telah dipakai. Pembelian emas juga melindungi dari depresiasi mata uang, karena harga emas meningkat seiring dengan inflasi hal ini mirip dengan menyimpan dana dalam bentuk valuta asing, keduanya sama-sama melindungi dari resiko penurunan nilai mata uang.
Kolektibel
Investasi dalam bentuk benda-benda koleksi seperti karya seni, meskipun banyak pertimbangan non-ekonomi dalam investasi dibidang ini, namun perlu diingat bahwa nilai untuk barang kolektibel meskipun cenderung naik tapi tak terukur, dan juga kendala likuiditas dimana sulit menjual kembali dan memperkirakan nilai jualnya.
Pasar Berjangka
Pasar ini muncul dari timbulnya transaksi forward, yaitu transaksi dilakukan hari ini tetapi pembayaran dan penyerahan komoditas dilakukan di kemudian hari yang telah ditetapkan. Transaksi ini melindungi pembeli dan penjual dari fluktuasi harga yang tidak diharapkan. Perbedaan waktu antara transaksi dengan penyerahan komoditas yang bisa sampai berbulan-bulan dimanfaatkan oleh para spekulan untuk memperdagangkan kontrak forward tersebut. Spekulan ini tidak memproduksi /mengkonsumsi produk tersebut, kontrak diperdagangkan dengan harapan keuntungan dari fluktuasi harga dimasa datang akibat perubahan pasokan. Pasar berjangka ini semula hanya diproduk komoditas, namun kemudian meluas ke pasar modal, pasar uang dan valas.
Reksa Dana
Bagi seseorang yang ingin investasi di pasar uang atau pasar modal tetapi tidak mempunyai keahlian atau tidak mempunyai waktu dapat berinvestasi di reksa dana. Reksa dana adalah wadah yang menghimpun dana dari para investor untuk kemudian dikelola oleh Manajer Investasi ke berbagai instrumen investasi. Instrumen investasi yang bisa dipilih ada bermacam-macam misalnya obligasi, saham atau campuran antara obligasi dan saham. Selain itu reksa dana berbasis instrumen hutang jangka pendek yang jatuh temponya kurang dari 1 tahun yaitu reksa dana pasar uang.
-
Recent Posts
Categories
- 3 Factors That Drive The U.S. Dollar
- 5 Painless Ways To Save More Money
- Active Vs. Passive ETF Investing
- Analisa Fundamental
- Analisa Fundamental (Fundamental Analysis)
- Analisa Teknikal
- Analisa Teknikal (technical analysis)
- Average Directional Index Movement (ADX)
- Belajar Marketiva
- Belajar Marketiva Indonesia
- Berita Marketiva
- Bollinger Band
- Bollinger Bands
- BURSA VALUTA ASING di Dunia
- Capture Profits Using Bands And Channels
- Cara Deposit ke Marketiva
- Cara Menghitung Biaya Perlot Transaksi
- Combined Forces Power Forex Snap Strategy
- Combining Forex Spot And Futures Transactions
- Commodity Channel Index
- Commodity Currency
- Cross Hedging
- Daily Forex Summary
- dan DJI
- dan mengatur disiplin emosional
- Dasar Forex
- DASAR INVESTASI
- Deciding Among Web-based Forex Techniques
- ECB
- Efisiensi Pasar
- Emas
- Faktor Fundamental Dibalik Harga Minyak
- Faktor-faktor Penggerak Nilai Tukar Mata Uang
- FIBONACCI
- Figur Paling Ditakuti di Dunia
- Forex
- Forex Currency Trading Explained — Fx Trading
- Forex Resources
- Forex Trading
- forex trading platforms
- Forex vs Other Investment
- Forex vs Saham
- Forex vs.Equities and Futures
- Fractal dan Alligator
- Global Economy Understanding
- Index Saham
- Indikator "Top Mover" pada Pergerakan Dollar AS
- Indikator Forex : Ichimoku
- Indikator Fundamental Yang Mempengaruhi Fluktuasi Harga Pada Pasar Forex
- Indikator-indikator Teknikal untuk analisa forex
- Instrumen Marketiva
- Instrumen Trading Forex Secara Umum
- Introduction
- Investasi terbaik
- Investasi vs Trading
- Islamic Forex Trading
- Istilah Investasi dan Trading
- Istilah Rollover Pada Forex
- Kelebihan Trading Forex
- Keunggulan Marketiva
- Legalitas Forex Trading & Pialang di Indonesia
- LEVEL TRADER FOREX
- Macam-Macam Perintah Order (Order Type)
- Main Aspects Of Forex Market Analysis
- Margin Call
- Marketiva
- Marketiva malaysia
- Mata Uang Komoditi
- Memahami Istilah P/L & leverage
- Memahami Istilah Poin-Pips-Bid-Ask dan Spread
- Memahami Kuotasi Forex
- Mencari Uang di Internet
- Menghitung Profit/Loss
- Menyusun Trading System yang Profitable
- Panduan Marketiva
- Pengaruh Harga Minyak
- Pengaruh Realitas Ekonomi Terhadap Pasar
- Pengenalan
- PENGERTIAN FOREX
- Penggunaan Moving Average (MA)
- Penggunaan Stop Loss dan Cara Memasangnya
- Penjelasan Pifot Point
- Perbandingan Analisa Teknikal dan Fundamenal
- Pergeseran paradigma Mata Uang Dollar(US)
- Proses Recovery Ekonomi Dan Top Market Mover
- Psikologi Trading
- Rahasia Sukses Trading Forex
- Rediscover the Lost Art of Chart Reading Using Volume Spread Analysis
- Relative Strength Index (RSI)
- Resiko dan Manajemennya
- Sejarah Singkat Hedge Fund
- Sistem Trading Forex
- Strategi Trading Forex (Valas)
- Technical Marketiva
- The Fundamentals Of Forex Fundamentals
- The History of Forex
- The International Monetary Market (IMM)
- Trading
- Trading Forex According To The Charts
- Trading Forex dengan gunakan Berita
- Trading Tips
- Trading Valas/Forex Trading dalam Perspektif Islam
- Transaksi dalam Forex Trading
- Trend Investasi di Masa Datang
- Two Ways Opportunity
- Uncategorized
- Valas Online
- XMA-Exponential Moving Average
Situs Refrensi
Recent Comments
- mok on Rediscover the Lost Art of Chart Reading Using Volume Spread Analysis
- jamtangan on Get Free $5 and Make Money With Marketiva Forex
- jamtangan on Rediscover the Lost Art of Chart Reading Using Volume Spread Analysis
- Carson on Average Directional Index Movement (ADX)
- Carson on Combining Forex Spot And Futures Transactions
Tags
account marketiva alasan forex unggul alexa rank Analisa Teknikal average averaging Balance of Payment Bid bid pffer price Bonus $5 chartist commodities marketiva Consumer Price Index (CPI) Definisi Trading Forex deposit withdrawal Dow Jones Industrial Average e-dinar exchanger ecurrency exit target Exponential Moving Average (EMA) forex forex halal haram forex islami Gratis Marketiva $5 harga charting index keunggulan forex Keunggulan Marketiva KTP liberty reserve lot marketiva manajemen resiko marketiva indicator Money Management pasar berjangka Passport psikologi trading Putting It All Together risk management saham SIM Simple Moving Average (SMA) stop loss tim support marketiva webmoneyTwitter
