Daftar sekarang Dapatkan Bonus Gratis Uang Virtual $20,000 dan Uang Live $5! Kuota Terbatas!!!!
Powered by MaxBlogPress 

Aturan Trading Forex di Marketiva, Dont’s and Do’s in Marketiva. (Bagian 2)

February 25, 2010 by · 1 Comment 

Cara Meningkatkan Kecerdasan Finansial Anda Dan Mendapatkan Modal Percuma Untuk Bermain Forex, Serta Belajar Bisnis Valas Secara GRATIS Tanpa Perlu Ikut Kursus Maupun Seminar, Sepuasnya Sampai Bisa!

Aturan yang sebelumnya anda bisa lihat disini (Bagian 1)

Aturan Posisi jangka Pendek (short term trading policy)

Posisi jangka pendek adalah posisi yang anda tutup sebelum mencapai 5 minit sejak kedudukan ini dibuka. Peraturan ini berkaitan juga dengan Peraturan scalping diatas. Marketiva melakukan sekatan jumlah short term yang boleh dilakukan [Maksimum jumlah posisi jangka pendek (kurang daripada 5 minit) yang boleh dibuat oleh trader dalam tempoh 4 jam adalah 10. Jika trader menutup lebih dari 50 posisi jangka pendek atau lebih dari 200 posisi dalam 7 hari berturut-turut, account trader tersebut akan dihambat sementara dari pengiriman order baru ke pasar. Perhatikan bahawa sekatan ini mengacu pada jumlah posisi dari kedua desk live trading dan virtual trading. Dasar ini telah diterapkan untuk membatasi jumlah yang berlebihan dari posisi jangka pendek yang dapat dieksekusi trader dan untuk membatasi keseluruhan jumlah posisi untuk mengontrol dengan lebih baik pembebanan pada server kami. ]. Peraturan ini juga berkaitan dengan Peraturan jumlah maksimum kedudukan yang bisa anda buka dalam waktu-waktu tertentu, seperti harian dan mingguan. Bila anda dianggap melanggar peraturan ini maka anda akan dihantar email peringatan, yang isinya antara lain mengingatkan bahawa anda telah melanggar peraturan ini sebanyak xx kedudukan. XX adalah jumlah pelanggaran kedudukan yang telah anda lakukan. Bila anda terkena Peraturan ini, maka anda tidak akan dibenarkan untuk membuka posisi baru sampai pelanggaran ini telah usai. Biasa nya kita akan diminta untuk menunggu 1-7 hari sampai kita boleh atau dibenarkan untuk membuka posisi baru lagi.

Aturan trading dari komputer atau lokasi yang sama

Marketiva membenarkan beberapa akaun dibuka, didaftarkan atau trading dari komputer / lokasi yang sama dengan syarat tertentu, iaitu:
# Bergantian. Setiap akaun yang terlibat untuk trading pada komputer / lokasi yang sama tidak boleh melakukan login pada waktu yang bersamaan. Ertinya bila ada salah satu akaun (Akaun A) yang sedang online dan log masuk untuk trading, akaun lain (Account B, C dan D) tidak boleh log masuk lagi, tetapi harus menunggu sampai akaun A selesai dan logout secara sempurna, baru akaun B, C atau D boleh log masuk untuk trading. Perlu diperhatikan walaupun semua akaun-akaun itu sudah disahkan, trading pada masa yang sama tidak boleh dilakukan. Trading dengan akaun masing-masing pada komputer masing-masing, contohnya akaun A, B, C dan D trading pada masing-masing komputer tetapi menggunakan rangkaian komputer yang disambung internet bagi pakai (sharing), hal ini kerap juga dianggap sebagi pelanggaran oleh Marketiva. Tips mengelakkan berlakunya pelanggaran dalam Peraturan ini hendaklah setiap peniaga menggunakan komputer dan rangkaian internet yang exclusive untuk trading di Marketiva.
# Verified. Setiap akaun yang terlibat untuk trading pada komputer / lokasi yang sama harus sudah VERIFIED statusnya. Dalam artian bahawa akaun-akaun itu sudah harus upload KTP / SIM atau dokumen rasmi lain dan sudah diterima dengan baik sehinggan akaun-akaun tersebut sudah disahkan. (Bersambung ke tulisan berikutnya – Bahagian 3)

Incoming search terms for the article:

Aturan Trading Forex di Marketiva, Dont’s and Do’s in Marketiva. (Bahagian 1)

February 25, 2010 by · 1 Comment 

marketiva open account

marketiva open account

Banyak trader yang menanyakan bagaimanakah Peraturan trading yang tidak dibenarkan atau tidak boleh dilakukan ketika kita trading dengan Streamster di Marketiva. Berikut adalah keputusan carian kami berdasarkan pengalaman nyata dalam ber-trading di Marketiva.

Aturan Hedging

Hedging, atau membuka posisi secara berlawanan di market, misal buy vs sell pada pair dan quantity yang sama sebetulnya secara umum dibenarkan oleh Marketiva. Pada beberapa kes, ada peniaga yang mengalami kesukaran untuk melakukan hedging, ada beberapa alasan yang menyebabkan peniaga tidak boleh melakukan hedging di Marketiva, antara lain:

1. Trader telah menaikkan kuantiti batasan atau Limit Quantity daripada Peraturan yang lalai iaitu 100.000 kuantiti. Bila permohonan untuk menaikkan limit ini diluluskan, maka automatik kemampuan hedging anda juga akan dibatalkan. Bila anda ingin kembali bisa trading dengan strategi hedgin ini, anda harus menuliskan permohonan kepada pihak support dari Marketiva melalui support@marketiva.com agar limit kuantiti anda dikembalikan pada setingan yang lalai.
2. Marketiva akan menerapkan Peraturan pembatalan hedging kepada peniaga yang secara berlebihan melakukan hedging secara berlebihan tentang aktiviti trading yang dilakukannya. Cara agar terhindar daripada pengenaan Peraturan ini adalah, hendaknya para peniaga ingat untuk tidak terlalu sering melakukan hedging dalam trading sehari-hari.

Aturan scalping

Scalping ataupun picking, dalam artian trader selalu mengambil keuntungan (profit taking) ketika kedudukan sudah dalam kedudukan positif dalam jumlah kecil boleh dilakukan di Marketiva, asalkan tidak melebihi Peraturan yang ditetapkan. Untuk lebih jelasnya anda bisa membuka kembali Perjanjian Perkhidmatan Marketiva (Marketiva Service Agreement) di alamat ini [marketiva service agreement link] yang mana jelas-jelas menyatakan bahawa tindakan scalping tidak dibenarkan untuk dilakukan oleh peniaga di Marketiva, ini persisnya isi pasal tersebut, “4.11 . No Scalping: Trader agrees and acknowledges that the service provided by Marketiva to Trader hereunder is not adapted for trading techniques commonly known as “scalping” or “picking” ( “Scalping”). In the event of Trader employing the Scalping techniques, Trader agrees and acknowledges that Marketiva may in Marketiva’s sole discretion take one or more, or any portion of, the following actions: (i) close Trader’s account; (ii) suspend Trader’s account for an indefinite period of time; (iii) carry out an investigation on Trader’s account for an indefinite period of time; (iv) charge a penalty fee to Trader in the same or greater amount of money that resulted from Trader using Scalping techniques “. Untuk amannya gunakan saja strategi exit target, yang bisa diisikan minimal 8 point dari harga pembukaan (opening price) dari posisi trading anda. Bila anda dianggap melakukan scalping dalam bertrading, maka pihak Marketiva akan menghantar e-mel yang mengandungi amaran untuk menyesuaikan strategi perdagangan dalam Peraturan yang berlaku. Bila anda mengabaikan ini bukan tidak mungkin pelanggaran ini akan diganjar hukuman yang cukup serius.

bersambung ke artikel selanjutnya…(Bagian 2)

Buka account sekarang juga, dan anda berhak mendapatkan bonus uang virtual senilai 20,000 USD dan uang real senilai 5 USD. GRATIS!!!!! UNTUK ANDA

Incoming search terms for the article:

Exit Target, Stop Loss dan Cara Penggunaannya di Marketiva

December 23, 2008 by mvmalaysia · 1 Comment 

Pertanyaan umum:
Apakah kalau saya trading harus selalu pantengin monitor dan selalu terhubung ke internet? Maksudnya mungkin agar bisa menutup posisi apabila keuntungan telah didapatkan. Hehehe, ini pertanyaan trader pemula banget sih, tapi akan tetap kita bahas ya… Jawabannya adalah kita tidak perlu tongkrongin seharian itu komputer, kan capek badan ;) Anda bisa tinggalin posisi dan nanti bisa terlikuidasi otomatis apabila anda telah menetapkan nilai exit target dan stop loss nya. Jadi waktu yang anda gunakan untuk trading kira kira seperti ini: 15 menit analisa, 10 menit untuk order masuk posisi dan setting exit ordernya. Sisa waktu bisa anda gunakan untuk kegiatan sehari hari seperti biasa. Jadi tidak perlu campur tangan anda lagi, kalau keuntungan sudah mencapai exit target maka akan ditutup, atau kerugian sudah tidak dapat di tolerir dan harga exit target telah tersentuh maka posisi juga akan ditutup otomatis.

Exit target: adalah tingkat harga dimana anda ingin menutup suatu posisi ketika sejumlah profit tertentu telah anda dapatkan. Anda dapat mengatur exit target ketika anda membuka posisi atau kapan saja selagi posisi tersebut masih open. Exit target juga dikenal dengan istilah Take Profit atau sering disingkat dengan TP.

Order Stop-loss: menjamin suatu posisi dilikuidasi secara otomatis pada harga yang telah diperkirakan untuk membatasi potensi kerugian yang mungkin terjadi jika market bergerak melawan posisi anda. Stop Loss biasa disingkat SL.

Contoh exit target dan exit stop-loss:
Anda memiliki posisi long yang dibuka pada harga 1.2000, maka exit target anda harus lebih tinggi, sebagai contoh 1.2020, dan exit stop-loss di tingkat yang lebih rendah, misalnya 1.1980. Apabila anda membuka posisi short di 1.2000, nilai exit target harus lebih rendah, misalnya 1.1980, dan exit stop-lossnya lebih tinggi misalnya 1.2020.

Baik exit target maupun exit stop-loss nilai yang anda tetapkan adalah dalam harga, bukan banyaknya poin atau pip. Seperti contoh di atas, apabila anda ingin menutup posisi dengan keuntungan 20 pip, pada posisi long yang anda buka dengan harga 1.2000, maka exit targetnya adalah 1.2020 yaitu harga buka 1.2000 + 20 poin = 1.2020.

Beberapa kasus yang sering dialami trader berkaitan dengan exit target dan stop loss
Posisi saya tidak ditutup padahal saya yakin harga menyentuh angka Exit Target tersebut. Apa yang sebenarnya terjadi?

  • Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
  • Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
  • Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Sebagai contoh, anda melakukan transaksi Short di EUR/USD dan exit target di 1.3125. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.3125, tapi dalam hal ini exit target anda tidak tersentuh.

Hal ini dikarenakan 1.3125 adalah harga diagram yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting=1,3125, maka Offer = harga di charting + 1/2 spread = 1,3125 + 1 = 1,3126. Sehingga harga sebenarnya masih di level 1,3126.

Posisi saya ditutup padahal saya yakin harga tidak menyentuh angka Stop Loss. Apa yang sebenarnya terjadi?

  • Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
  • Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
  • Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Contoh: anda melakukan transaksi Short di GBP/USD dan memasang Stop loss di level 1.8943. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.8942. Tapi dalam hal ini SL anda tersentuh.

Hal ini dikarenakan 1.8942 adalah Harga diagram, yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting=1,8942, maka Offer = harga charting + 1/2 spread = 1,8942 + 2 = 1,8944. Sehingga harga sebenarnya sudah berada di level 1,8944.

Yang penting anda perhatikan disini adalah Spread, dan perlu diingat juga bahwa spread itu tidak tetap dan sewaktu waktu dapat berubah nilainya, terutama pada saat keluar berita yang mengakibatkan pergerakan harga tidak stabil.

P.S:

  • Dalam contoh di atas, spread untuk EUR/USD adalah 2, dan GBP/USD adalah 4.
  • BID adalah harga Anda menjual ke dealer, dan OFFER adalah harga Anda membeli dari dealer. Dalam hal ini harga BID selalu lebih rendah dari harga OFFER.

« Previous PageNext Page »